CryptoHarian
Home » Informasi Cryptocurrency » Kenapa Harga Cryptocurrency Turun Di Bulan Februari 2019?

Kenapa Harga Cryptocurrency Turun Di Bulan Februari 2019?

Minggu terakhir di bulan Februari 2019 terlihat luar biasa untuk pasar cryptocurrency. Optimisme mengisi investor karena harga terus naik dalam dua minggu terakhir. Namun, kegembiraan ini tidak bertahan lama. Harga cryptocurrency tiba-tiba jatuh dan pasar kehilangan lebih dari $ 10 miliar.

Ziliqa, Litecoin dan Holochain menderita kerugian terbesar. Semua cryptocurrency lainnya juga tidak lepas dengan penurunan harga.

Berapa harga crypto-crypto tersebut sekarang?

Dengan fluktuasi kecil, nilai pada pasar cryptocurrency terus meningkat sepanjang minggu, hingga $142 miliar. Penurunan tiba-tiba terjadi pada hari Sabtu 8:30 WIB yang membuat pasar menjadi $130 miliar hanya dalam waktu 1 jam.

Bursa cryptocurrency exchange akan menunjukkan harga yang berbeda untuk setiap coin. Namun, semua setuju bahwa Ziliqa (ZIL), Litecoin (LTC) dan Holochain (HOT) mengalami penurunan yang terbanyak. Menurut CoinGecko, harga ZIL turun sekitar 8 persen, LTC 7.5 persen dan HOT turun 7 persen. EOS dan Bitcoin Cash (BCH) menderita penurunan sekitar 3.5 persen.

Bitcoin dan Ethereum juga mengalami penurunan yang sama. Harga Ethereum yang sempat memasuki Rp 2 juta-an turun menjadi Rp 1,9 juta-an pada waktu artikel ini ditulis. Bitcoin juga turun Rp 5 juta-an dari Rp 58 juta menjadi Rp 53 juta. Namun, ada beberapa coin yang menderita sedikit daripada yang lain, yaitu Tron (TRX).

Baca Juga: 10+ Peluang Usaha Rumahan Modal Kecil Dan Tips Untuk Memulai 2019

Kenapa ini terjadi?

Masih tidak ada kepastian kenapa ini terjadi. Berbeda dengan bulan November 2018, dimana BCH hardfork dan perperangan hash yang membuat harga jatuh. Namun, di bulan ini tidak ada hal itu terjadi. Banyak pedagang (trader) percaya bahwa tren bearish akan berakhir dan pasar berada di ujung fase baru.

Baru-baru ini, trading bot telah menyebabkan semakin banyak aktivitas di pasar. Meskipun ini salah, bot adalah pratik terkenal dan dapat juga digunakan untuk wash trading.

Wash trading adalah ketika seseorang menggunakan bot untuk, secara sengaja, meningkatkan volume dan harga cryptocurrency. Bot tersebut menghentikan aktivitas mereka ketika cryptocurrency mencapai harga tertentu. Ini salah satu alasan kenapa jatuhnya pasar secara mendadak. Tetapi, beberapa investor mengatakan ini fase akhir dari wash trading.

Alasan yang lain adalah penundaan Bakkt. Exchange tersebut akan menjadi jembatan antara ruang cryptocurrency dan investor institusi. Bakkt didirikan oleh Intercontinental Exchange yang juga ayah dari New York Stock Exchange (NYSE). Dengan adanya nama terkenal masuk ke ruang crypto, nama Bitcoin akan menjadi lebih terkenal. Dan, adopsi massal mungkin akan terjadi. Apabila tidak, investor institusi masih akan masuk ke pasar ini.

Keterlambatan dan penetapan Bitcoin ETF oleh SEC juga menyebabkan pasar melemah. Para ahli juga percaya bahwa ETF akan menyebabkan nilai BTC meroket. Karena penutupan pemerintah AS, SEC tidak bisa bekerja. Penundaan ini mempengaruhi crypto lainnya, bukan hanya BTC.

Baca Juga: Elon Musk Percaya Bahwa Bitcoin Akan Menjadi Uang Internet

Baca Juga: Bagaimana Bakkt Akan Mempengaruhi Harga Bitcoin?

Disclaimer: Artikel ini hanya sudut pandang dari penulis dan penulis bukan penasihat keuangan. Cryptoharian, affiliasi, penulis, karyawan, subkontraktor adalah investor dari waktu ke waktu dan mungkin tidak mempunyai cryptocurrency yang ditulis. Anda harus melakukan pengecekan yang lebih detil sebelum melakukan investasi di pasar Bitcoin atau cryptocurrency.

 

 

Ikuti Cryptoharian Di:
Septiady

Septiady

Penggemar Cryptocurrency dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan.

Add comment

Subscribe Untuk Berita Cryptocurrency Terbaru

Ikuti Kami Di: