CryptoHarian
Home » Berita Crypto » Bank Sentral AS: Altcoin Adalah Alasan Kenapa Harga Bitcoin Hancur

Bank Sentral AS: Altcoin Adalah Alasan Kenapa Harga Bitcoin Hancur

Penciptaan altcoin yang bersaing adalah alasan kenapa harga semua mata uang digital (cryptocurrency) turun, termasuk Bitcoin (BTC). Kesimpulan ini ditemukan oleh penelitian yang dilakukan oleh Federal Reserve Bank of St. Louis dan diterbitkan pada 11 Januari.

Laporan ini mengatakan bahwa ada 3 kemungkinan yang akan terjadi pada Bitcoin:

  • Harga akan terus meningkat tanpa batas.
  • Nol (tidak ada harga).
  • Ditengah antara nol dan harga akan naik.

Peneliti mengatakan:

Kami pikir harga (BTC) di masa depan lebih mungkin untuk ditengah-tengah antara dua posisi ekstrim ini.

Menurut bank tersebut, elemen utama yang menurunkan harga BTC adalah meningkatnya pasokan altcoin, coin selain Bitcoin. Pasar Bitcoin cukup fluktuatif dan permintaan Bitcoin adalah satu-satunya alasan kenaikan dan penurunan harga dan bukan pasokan yang tetap.

Jika tidak ada alternatif untuk Bitcoin atau jika tidak ada altcoin, ada kemungkinan besar bahwa semua uang yang ada di industri cryptocurrency akan diinvestasikan dalam Bitcoin semata dan harga akan stabil atau meningkat.

Penelitian juga mengatakan bahwa harga dolar terhadap BTC (AS/BTC) juga akan tergantung pada nilai tukar terhadap altcoin. Laporan ini menjelaskan bahwa optimis mengharapkan harga BTC naik terhadap altcoin atau untuk menjaga modal pasar relatif terhadap pasar global crypto secara konstan. Namun, para peneliti menunjukkan bahwa ini tidak terjadi sejauh ini.

Baca Juga: Peluncuran Bakkt Mungkin Akan Ditunda, Apakah Harga Bitcoin Akan Turun

Baca Juga: 8 Situs Mining Bitcoin Gratis Tanpa Deposit 2019

Apa nilai (value) sebenarnya dari Bitcoin?

Harga Bitcoin dan altcoin lainnya masih belum dapat dipastikan. Menurut beberapa analis, harga Bitcoin naik secara besar-besaran karena hype yang dibuat pada tahun 2017 yang juga meningkatkan harga coin alternatif. Sementara, yang lain percaya bahwa naiknya harga hanya sebuah kebetulan.

Kasus penggunaan BTC adalah salah satu alasan utama untuk pengadopsian massal dan kenaikan harga. Disamping itu, investor institusi masih dalam tahap awal berinvestasi dalam ruang cryptocurrency. Peningkatan minat institusional akan memungkinkan harga BTC melambung tinggi di masa depan.

Dengan peningkatan adopsi dengan hal-hal seperti pertukaran BAKKT, kontral berjangka BTC dari NASDAQ dan Bitcoin ETF yang mungkin diluncurkan, akan meningkatkan permintaan Bitcoin dan seiring waktu berjalan, harga BTC cenderung mengalami momentum bullish (naik).

Baca Juga: Vinny Lingham Memprediksi Bitcoin Akan Dijual Di Harga Rp42-70 Juta

 

Ikuti Cryptoharian Di:
Septiady

Septiady

Penggemar Cryptocurrency dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan.

Add comment